Air Bersih Mulai Langka
Bengkulu – Kurangnya sumber air bersih sudah melanda Bengkulu sejak dua bulan terakhir. Sumur-sumur diberbagai desa di Bengkulu sudah tidak lagi meghasilkan air yang layak pakai.
Parahnya lagi di beberapa wilayah di Bengkulu sumur tidak lagi menghasilkan air. Semua aktivitas warga terhambat akibat dari kemarau panjang tahun ini.
Warga yang mengalami krisis air bersih terpaksa membeli air galon untuk minum, memasak, mencuci hingga mandi. Sampai saat ini belum ada bantuan langsung dari pemerintah Bengkulu untuk mengatasi masalah krisis air.
Menurut RA, mahasiswi Universitas Bengkulu yang ngekos di daerah Kandang Limun, tidak ada jalan lain, terpaksa kami membeli air galon untuk memasak, minum, bahkan untuk mandi. Sumur tidak bisa lagi menghasilkan air, ini sangat mengganggu keberlangsungan hidup saya, membuat semua pekerjaan terhambat.
Menurut RA, sebagai anak kos yang hanya di beri uang jajan pas-pasan untuk makan dan keperluan kuliah kini diberatkan dengan biaya untuk membeli air bersih. Jika satu galon dengan harga Rp 5000 hanya bisa digunakan untuk satu kali mandi, akan banyak biaya yang dikeluarkan hanya untuk mencukupi air bersih setiap harinya.
Air galon sementara ini menjadi alternatif bagi anak kos yang mengalami krisis air, mereka tidak punya alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan setiap harinya. Diharapkan kedepannya pemerintah lebih peka dalam mengatasi krisis air di Bengkulu.